Deklarasi Dan Pengukuhan Majelis Pengurus Pusat Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI)

ADPERTISI (Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) hari ini, selasa 14/8/2018, melakukan Deklarasi dan Penukuhan Pengurus Pusat yang bertempat di lantai empat Graha Pena Jl.Urip Sumohardjo Makassar.

Organisasi ini menghimpun Dosen yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi.Setelah Deklarasi dan pengukuhan Pengurus dilanjutkan dengan Workshop Hibah Penelitian dengan Tema”Strategi memenangkan Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat” Dengan menghadirkan Pemateri Prof.Abu Bakar Guru Besar dari UNHAS.

Koordinator Ketua ADPERTISI Dr.Buyung Romdhani dalam sambutannya menyampaikan bahwa yang diinginkan dalam Organisasi ini adalah menciptakan Insan yang berkarakter yang berbasis inovasi dan Digital dan Inovasi Teknologi melalui Konvergensi Berbagai Cabang Keilmuan. Arah dan kebijakan ADPERTISI harus sesuai dengan AD/ART Organisasi sesuai dengan Visi Organisasi yakni Profesional,Inovatif, berintegras, Independen dan Mempunyai Standar dalam mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi.
Dan Misi Organisasi dalam Berperan Serta dan mengawal pembangunan Nasional Indonesia seutuhnya, Menuju masyarakat adil makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD.

Acara ini dibuka oleh Kepala L2 DIKTI Prof.Dr.Jasruddin,.MS. D6alam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi ADPERTISI merupakan wadah bagi Dosen Perguruan Tinggi dan akan membantu Dosen yang memiliki masalah. “Melalui Organisasi ADPERTISI diharapkan dapat memberikan ruang bagi Dosen untuk mendapatkan Hibah Penelitian, dan diharapkan bagi pemberi Hibah Penelitian dalam Hal ini adalah Kemenristekdikti supaya tidak adalahi anggaran Hibah yang Nilainya 20jt, akan tetapi anggaran Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat harus terus dinaikkan sehingga memberikan motivasi bagi Dosen Untuk Melakukan Penelitian.”

Prof. Jasrudfin berharap, Selain membantu Dosen untuk mendapatkan Hibah, juga diharapkan Organisasi dapat memberikan Motivasi bagi Dosen untuk Mengurus Pangkat hingga menjadi Guru besar, dan kedepan semoga anggaran Guru Besar lebih banyak ke Sulawesi



Share This